[True Story] Kamu Yang Terbaik Yang Pernah Ku Miliki, Kisah Gw dan mantan Gw (Part 18)

[True Story] Kamu Yang Terbaik Yang Pernah Ku Miliki, Kisah Gw dan mantan Gw (Part 18)

"Maksud aku, aku kan dah buat kamu marah jadi aku gak pantes marah Tau kamu jalan" kata gw ngeles.

Tapi laili gak percya gitu aja. Laili mulai curiga dan mengorek- ngorek gw. Gw pun akhirnya mengaku.

" iy aku jg jalan" gw mengaku.

"sama siapa?" tanya laili.

"sama dian anak kelas f." kata gw.

"ngapain aja" laili mulai mengintrogasi gw.

"kita gak sengaja ketemu, trus aku ajak dia makan". Kata gw jujur,

"berani banget baru kenal udah ngajak makan, jangan-jangan cincin juga beli sama dia" kata laili

"g kalo cincin ku beli sendri" jawab gw bohong.

"oh pantes kemaren add fb dia" kata laili.

"maaf, tar aku remove dech" kata gw.

Dan gak berapa lama pun laili mereda gw pun berharap kembali normal.

Gak berapa lama kita pun pulang malemnya gw sms laili dan ngerasa dia gak marah.


Esoknya gw berangkat ke kampus. Setibanya di kampus gw menceritakan apa yang terjadi kemarin kepada anto. Emang kemarin dia dan gak mendengar percakapan kita kemarin hanya iwan, kishi dan laili yang tau. Tapi pas berkumpul anto menjadikan curhat gw sebagai bahan becandaan, laili yang tau soal itu pun marah, karna memang kita anggap masalh itu selesai. Tapi karna di ungkit-ungkit laili marah kembali.

Ditambah pas laili bertemu dian, dian menanyakan perihal cincin, yang membuat laili menuntut gw berkata jujur. Akhirnya gw pun jujur tentang semuanya. Kita pun sering bertengkar karna itu.

Tapi gw coba menahan karna sebentar lagi laili ulang tahun, dan benar saja dua hari setelah ulang tahun kita ribut besar dan gw bilang putus kedia dan malemnya gw ganti status fb gw jadi single. Tapi.. 

Bagikan Post

Artikel Terkait

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar