[True Story] Kamu Yang Terbaik Yang Pernah Ku Miliki, Kisah Gw dan mantan Gw (Part 17)

[True Story] Kamu Yang Terbaik Yang Pernah Ku Miliki, Kisah Gw dan mantan Gw (Part 17)

Di sana Gw melihat banyak cincin yang bagus tapi mata gw tertuju pada sebuah cincin perak yang berlapis kaca dengan ukiran sayap di luarnya.

"mas coba liat yang ini dech" kata gw sambil menunjuk ke arah cincin yg gw mau. Lalu san penjaga toko pun mengambilkanya untuk gw dan bilang " ukuran berapa mas maunya?".

Gw yg gak ngerti tentang ukuran cincin bingung.

"seukuran mba itu kali mas" kata gw sambil menunjuk salah satu karyawan toko.

"oh ukuran 17 yah mas" kata si penjaga toko.

"iy mas, sekalin tempatnya yah" kata gw.

"coba liat van" kata dian sambil meraih cincin dari tangan gw.

"gimana ian bagus ga?" tanya gw ke dian.

"bagus van, laili pasti suka" katanya.

Gw hanya tersenyum melihat respon dian.

"lw romantis juga yah, pake beliin cincin segala" kata dian.

Dan kembali gw hanya bisa tersenyum.

Selsai cincin di di taruh di tempat kaca yg indah kita pun bergegas pergi dan kita pun berpisah, gw naek metromini dan dian melanjutkan naik patas.

Setibanya di rumah gw add fb dian yg seblum pulang gw minta ke dia. Setelah itu gw yg merasa cemas akan laili pun meng-sms-nya. 
"ny dmna?" 

"lg jalan" kta laili.

"mau pulang?" tanya gw

"g, lg jalan-jaln ?" jawab laili. Disitu gw tau Bahwa laili gak bareng iwan dan kishi.

" marah yah ma aq?" tanya gw lagi.

"gak" jawab dia singkat.

"ketemu yuk di tebet aq punya sesuatu bwt kamu" kata gw.




Bagikan Post

Artikel Terkait

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar